Lowongan untuk Tenaga Enumerator dan Editor Data

 

The SMERU Research Institute, yang berkantor di Jakarta, akan melakukan kegiatan survei sekolah daerah terpencil di lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Timur. Untuk kegiatan tersebut The SMERU Research Institute akan merekrut tenaga Enumerator dan Editor Data untuk survei Sekolah dan Rumah Tangga.

 

Lokasi kegiatan:

1. Kabupaten Ketapang, Kalbar
2. Kabupaten Sintang, Kalbar
3. Kabupaten Landak, Kalbar
4. Kabupaten Manggarai Barat, NTT
5. Kabupaten Manggarai Timur, NTT

 

Periode kegiatan: pertengahan Januari 2018 s.d. akhir Maret 2018 (durasi kontrak: 50 hari)

 

1. Enumerator (EN)

Enumerator bertanggungjawab atas kegiatan pengumpulan data dari rumah tangga, anak, guru, anggota komunitas dan responden lainnya. Tanggungjawab lebih rinci dari enumerator, diantaranya:

  • Menghadiri dan berpartisipasi secara aktif di kegiatan pelatihan tim lapangan.
  • Memahami dan terbiasa dengan semua persyaratan perijinan suvei, protokoler lapangan untuk memastikan kualitas data
  • Melakukan wawancara secara jujur dan sungguh-sungguh. Pewawancara harus sopan, penuh rasa hormat, percaya diri dan memastikan bahwa rumah tangga dan responden lainnya menjawab semua pertanyaan dalam kuesioner
  • Membantu pengaturan dan melaksanakan penilaian pembelajaran murid dan survei Ketidakhadiran guru di setiap sekolah/desa yang telah ditentukan.
  • Memastikan semua data dan dokumen pendukung yang dibutuhkan terkumpul secara baik.
  • Melakukan edit perbaikan atas kuesioner yang telah terisi sebelum menyerahkan kepada Editor Data
  • Menindaklanjuti permasalahan yang teridentifikasi di kuesioner selama proses memasukan data, seperti misalnya kembali ke rumah tangga untuk melakukan verifikasi informasi.

 

Kualifikasi:

Kandidat harus memiliki gelar S1, berpengalaman sebagai pewawancara untuk setidaknya di dua survei kuantitatif yang dilakukan di tingkat rumah tangga dan/atau sekolah. Pengalaman melakukan survei yang terkait dengan anak sebagai responden menjadi nilai tambah

 

2. Editor data (ED)

Tanggungjawab seorang editor data adalah memasukan data dari kuesioner yang terisi ke dalam komputer/laptop menggunakan program data entry yang telah dikembangkan oleh manajer data menggunakan aplikasi seperti CSPro. Tanggungjawab lebih rinci dari editor data, diantaranya:

  • Memeriksa dan memastikan bahwa semua bagian dalam kuesioner terisi lengkap. Jika ada informasi yang hilang atau tidak jelas, editor data perlu bekerjasama dengan enumerator dan supervisor untuk memperjelas informasi tersebut.
  • Memasukan data ke dalam komputer dengan tingkat akurasi yang tinggi.
  • Membahas masalah-masalah yang ada di kuesioner yang terisi dengan enumerator, berdasarkan hasil pemeriksaan dan laporan yang dihasilkan dari program data entry. Menyampaikan isu kesalahan yang serius kepada supervisor.
  • Memasukan koreksi data yang berasal dari kunjungan tindaklanjut ke dalam komputer/program data entry.
  • Memastikan basis data tetap lengkap selama kegiatan lapangan (membuat cadangan, dsb)
  • Mengirimkan set data ke Tim Survei Inti selama periode yang diatur oleh Manajer Data.
  • Memikirkan cara-cara untuk meminimalkan data yang tidak konsisten. Baik dengan cara melakukan coding berdasarkan daftar nilai-nilai yang tidak valid yang telah disetujui atau dengan cara lain yang tepat dan konsisten.

 

Kualifikasi:

Kandidat harus memiliki gelar S1, dan memiliki pengalaman dalam editing atau pembersihan data dengan program data entry setidaknya di dua survei rumah tangga.

 

Kompensasi yang didapatkan oleh Enumerator dan Editor data:

- Honorarium sebesar Rp.200.000 per hari (belum dipotong pajak)
- Per diem sebesar Rp.350.000 per malam (belum dipotong pajak)

 

Bagi yang berminat dan memenuhi persyaratan untuk terlibat dalam kegiatan ini, dapat mengirimkan surat lamaran dan CV terbaru ke alamat email nnovitri@smeru.or.id selambat-lambatnya pada 2 Januari 2018. Harap menuliskan kode posisi pada subyek email dengan format: “…(kode posisi yang dilamar)….’…(provinsi yang dipilih)…’…(nama pelamar)…”