Studi Diagnostik Pembelajaran Pendidikan Dasar di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat


ABSTRAK

Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) dan The SMERU Research Institute (SMERU) melakukan studi diagnostik terhadap sistem pendidikan dasar di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat, untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi capaian pembelajaran murid di tingkat pendidikan dasar. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif ini melakukan pemetaan terhadap pemangku kepentingan di bidang pendidikan, analisis ekonomi politik tentang permasalahan pendidikan, dan pemetaan terhadap kebijakan atau inovasi pendidikan di Kabupaten Dompu. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui serangkaian kegiatan, yakni wawancara mendalam, wawancara kelompok, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan kajian singkat dokumen. Temuan lapangan SMERU menunjukkan bahwa capaian pembelajaran murid di tingkat pendidikan dasar di Kabupaten Dompu berkaitan erat dengan rendahnya kualitas guru, minimnya sarana belajar mengajar, dan rendahnya motivasi murid untuk belajar di rumah. Berbagai kelompok pemangku kepentingan memperlihatkan potensi untuk berkontribusi dan kemauan yang tinggi untuk meningkatkan capaian pembelajaran murid. Akan tetapi, para pemangku kepentingan belum melakukan komunikasi secara rutin untuk secara khusus mendiskusikan dan mencari pemecahan masalah terkait pembelajaran murid. Meskipun demikian, SMERU menemukan bahwa beberapa pemangku kepentingan telah secara aktif menciptakan berbagai inovasi di tingkat sekolah yang secara langsung maupun tidak langsung dijalankan untuk meningkatkan capaian pembelajaran murid.

Kata kunci:  pendidikan dasar, inovasi pendidikan, kemampuan calistung, Dompu, kebijakan pendidikan


Share it