Studi Diagnostik Pembelajaran Pendidikan Dasar di Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat


ABSTRAK

Dalam rangka mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi hasil belajar murid pendidikan dasar dan memfasilitasi pemanfaatan bukti tersebut untuk kebijakan pendidikan yang lebih baik, Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) bekerja sama dengan The SMERU Research Institute dalam melakukan studi diagnostik pembelajaran pendidikan dasar. Studi dilaksanakan di enam kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat; salah satunya di Kabupaten Sumbawa. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dan informasi dikumpulkan melalui wawancara individu, wawancara kelompok, dan diskusi kelompok terfokus yang dilakukan pada 17–28 Juli 2016. Hasil studi menunjukkan bahwa hasil pembelajaran pendidikan yang masih rendah di kabupaten ini disebabkan berbagai hal terkait persoalan guru (jumlah, distribusi, kualitas/mutu, rotasi, dan perilaku guru), rendahnya dukungan orang tua murid, dan keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan. Inovasi terkait pembelajaran murid yang dilaksanakan daerah berkaitan dengan aspek pembiayaan sekolah, peningkatan kapasitas guru, dan insentif guru. Namun, inovasi tersebut belum berdampak nyata terhadap hasil pembelajaran murid, antara lain, karena besaran dan cakupan program yang terbatas serta tidak adanya kepastian keberlanjutan program. Bidang pendidikan dasar melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang meliputi pembuat kebijakan maupun pelaksanaan dan pendukungnya. Mereka memiliki tingkat ketertarikan, pengaruh, dan kewenangan yang berbeda-beda dalam upaya penyelesaian masalah pembelajaran murid. Guru dan kepala sekolah dianggap sebagai aktor utama dalam upaya peningkatan hasil pembelajaran murid. Sementara itu, komunikasi antarpemangku kepentingan dalam rangka membahas permasalahan rendahnya hasil pembelajaran murid akhirnya bermuara pada keterbatasan anggaran dan ketiadaan kebijakan yang mendukung upaya tersebut.

 Kata kunci: pendidikan dasar, permasalahan, inovasi, anggaran


Share it