Direktur dan Wakil Direktur terbaru SMERU

The SMERU Research Institute secara resmi mengumumkan Direktur dan Wakil Direktur terpilih yang akan efektif bekerja pada 1 Agustus 2019.
 

Direktur—Ir. Widjajanti Isdijoso, M.Ec.St.

Widjajanti (Anti) memiliki lebih dari 25 tahun pengalaman bekerja di Indonesia untuk berbagai penelitian dan isu terkait kebijakan, terutama di bidang perlindungan sosial, desentralisasi, kemiskinan dan ketimpangan, pembangunan manusia, ekonomi pembangunan, anak, pemuda, ketahanan pangan dan gizi, dan gender. Sebelum diangkat sebagai Direktur, Anti menjabat sebagai Wakil Direktur Bidang Penelitian dan Penjangkauan di SMERU selama dua periode (2009–2019). Anti memiliki berbagai keahlian, terutama dalam menyusun proposal dan mengkoordinasi penelitian, memberikan arahan teknis implementasi studi, serta menjamin mutu dan pengawasan operasional program penanggulangan kemiskinan. Tulisannya telah dipublikasikan di beberapa jurnal dengan tinjauan sejawat, termasuk IDS Bulletin dan BMJ Journal. Salah satu artikelnya tentang desentralisasi di Indonesia diterbitkan dalam buku oleh ISEAS.

Di luar pengalaman bekerja di SMERU, Anti juga pernah menjadi dosen tamu di Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya, analis kebijakan regional dan koordinator pelaksanaan proyek di United Nations Support Facility for Indonesian Recovery (UNSFIR), pemantau bantuan pangan di World Food Program (WFP), serta peneliti di Centre for Policy and Implementation Studies (CPIS).

Anti mendapat gelar magister di bidang ilmu ekonomi dan diploma pascasarjana di bidang ekonomi terapan dari University of Queensland, Australia, serta gelar sarjana perikanan di bidang budidaya perairan dari Institut Pertanian Bogor.

 

Wakil Direktur Bidang Penelitian dan Penjangkauan—Athia Yumna, S.E., M.Sc.

Athia memiliki pengalaman bekerja selama lebih dari 11 tahun di sektor pembangunan dan melakukan penelitian ekonomi terapan di bidang kemiskinan, ketimpangan, perlindungan sosial, ekonomi kesehatan, dan ekonomi pembangunan. Tulisannya telah dipublikasikan di beberapa jurnal dengan tinjauan sejawat, termasuk Jurnal Economic Development and Cultural Change, Health Policy and Planning, dan Health Economics. Beberapa artikel Athia diterbitkan dalam buku oleh ISEAS, Palgrave Macmillan, Anthem Press, Asian Development Bank (ADB), dan Edward Elgar.

Sebelum menjadi Wakil Direktur Bidang Penelitian dan Penjangkauan di SMERU, Athia adalah Peneliti Senior yang telah memimpin sejumlah proyek penelitian, di antaranya, Efektivitas Perlindungan Sosial (Overseas Development Institute), Kesetaraan Kesehatan dan Perlindungan Finansial di Asia (Universitas Erasmus Rotterdam dan European Union), Dampak Ketimpangan di Indonesia (DFAT-Kedutaan Besar Australia), Kebijakan untuk Menurunkan Ketimpangan (Ford Foundation), dan Studi Pembangunan Ekonomi Inklusif (Knowledge Sector Initiative dan Ford Foundation).

Athia menyandang gelar magister di bidang ekonomi dari University of Warwick, Inggris, dan gelar sarjana di bidang ekonomi dari Universitas Gadjah Mada.


Bagikan Postingan Ini