Percepat Tujuan SDGs, Pemerintah Perlu Lengkapi Indikator Pencapaian

oleh Yosi Winosa/WBP | Kamis, 14 Januari 2016 | Online Edition, www.beritasatu.com

 

 

 

Jakarta –Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terus menyempurnakan data indikator pembangunan ekonomi berkelanjutan (sustainable development goal/SDGs). Hingga kini, berbagai masukan dari akademisi, lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun swasta terus dihimpun.

Peneliti utama Lembaga Penelitian SMERU, Sudarno Sumarto menyatakan, dari 109 indikator utama dan 111 indikator SDGs, Indonesia telah memiliki data untuk 73 indikator. Data yang tersedia merupakan data untuk indikator MDGs seperti angka kemiskinan, kematian ibu, kematian neonatal, anak, balita, angka partisipasi sekolah dan angka kelulusan sekolah. Sementara indikator khusus atau yang menyasar aspek kualitas belum tersedia.

“Kita belum punya indikator khusus seperti penderita penyakit kronis, pengobatan narkoba, melek komputer, berkemampuan dasar numerik dan lainnya. Kita baru punya indikator umum, khusus untuk kemiskinan, kesehatan dan pendidikan telah tersedia data untuk 30 dari 42 indikator utama dan lima indikator tambahan,” kata Sudarno yang juga penasihat kebijakan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) ini di Jakarta, Kamis (14/1).

Selengkapnya...


Bagikan Postingan Ini