Seri Seminar Forum Kajian Pembangunan, Oktober 2018

Pada Oktober yang baru lalu, the SMERU Research Institute kembali menjadi tuan rumah seri seminar Forum Kajian Pembangunan (FKP). FKP merupakan sebuah konsorsium yang terdiri dari berbagai institusi di Indonesia, bekerja sama dengan the Indonesia Project (Australian National University). Tujuan utama dari acara ini adalah mempertemukan para peneliti, akademisi, pakar, masyarakat sipil, masyarakat internasional, dan pembuat kebijakan guna membahas hasil penelitian dengan topik-topik yang berkaitan dengan isu kebijakan di Indonesia.

Pada FKP tahun ini kami melakukan hal yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pembicara pada beberapa sesi FKP kini bukan hanya peneliti SMERU, tetapi juga perwakilan dari pemerintah, akademisi, dan pakar isu pembangunan. Dengan demikian, kami mengharapkan adanya pertukaran informasi serta diskusi yang menyeluruh tentang perkembangan kebijakan di Indonesia. Selain itu, topik pada seminar FKP cukup beragam dan lebih spesifik, yaitu kebijakan pengurangan ketimpangan, kepemimpinan di sekolah, sanitasi sekolah, pemuda dan tujuan pembangunan berkelanjutan, ketenagakerjaan, dan refleksi dari tiga tahun pelaksanaan UU Desa.

Secara keseluruhan, acara FKP dihadiri oleh sekitar 300 peserta, terdiri dari staf kementerian, para pembuat kebijakan, akademisi, lembaga donor, ornop, praktisi, sektor swasta, media, dan pakar isu-isu pembangunan. Acara ini juga disiarkan secara live streaming—ditonton sebanyak 612 kali—dan diliput oleh satu media cetak nasional berbahasa Inggris dan satu media online. Sebagai catatan, dengan memanfaatkan fitur live streaming tersebut, Program Studi Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin, menjadikan dua sesi FKP sebagai bahan pelajaran dan diskusi pada pertemuan dua mata kuliah, yaitu Sumber Daya Manusia dan Ketenagakerjaan serta Sumber Daya Alam dan Lingkungan.

 

Berikut ini adalah seminar FKP yang telah diselenggarakan di SMERU:

Senin, 8 Oktober 2018

Meskipun tren terkini menunjukkan penurunan ketimpangan, banyak hal yang masih perlu dilakukan untuk mempertahankan tren tersebut. Sesi ini menyoroti pentingnya untuk memperkuat kemauan politik dan komitmen untuk mengurangi ketimpangan di Indonesia.

Pembicara:

  1. Matthew Martin (Direktur Development Finance International) - “Indeks Komitmen untuk Mengurangi Ketimpangan"
     
  2. Dr. Ferry Irawan SE, MSE (Asisten Deputi Ekonomi Daerah dan Sektor Riil, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian) - Mendorong Pertumbuhan Inklusif melalui Inovasi Pembiayaan Infrastruktur untuk Pembangunan Daerah
     
  3. Athia Yumna (The SMERU Research Institute)
    “Kebijakan untuk Mengurangi Ketimpangan: Peluang dan Tantangan” 
     

Tautan untuk mengunduh dokumen presentasi (pdf) dan mengakses rekaman video seminar: http://bit.ly/fkp-8oct2018

 

Kamis, 11 Oktober 2018

Indonesia perlu meningkatkan kualitas pendidikan agar dapat bersaing di dunia yang semakin terglobalisasi, dan kepemimpinan sekolah diyakini menjadi salah satu poin penting untuk mencapai hal tersebut. Sesi ini mengeksplorasi berbagai cara untuk meningkatkan kepemimpinan sekolah dalam konteks Indonesia.

Pembicara:

  1. Ir. Hendarman, M.Sc., Ph.D (Kepala Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
    “Kebijakan untuk Meningkatkan Kualitas Kepala Sekolah: Peluang dan Tantangan” 
     
  2. Sameer Sampat (Global School Leadership)
    “Literatur mengenai Kepemimpinan di Sekolah” 

Tautan untuk mengunduh dokumen presentasi (pdf) dan mengakses rekaman video seminar: http://bit.ly/fkp-11oct2018

 

Rabu, 17 Oktober 2018

Kurangnya bimbingan tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) di sekolah dapat memengaruhi martabat, kesejahteraan, dan keterlibatan anak perempuan dalam kegiatan sekolah; namun upaya untuk mendukung MKM seringkali diabaikan oleh sekolah dan kebijakan pendidikan. Sesi ini mencoba untuk meningkatkan kesadaran publik tentang kondisi dan dukungan kebijakan yang lebih komprehensif untuk meningkatkan MKM.

Pembicara:

  1. Silvia Devina (Yayasan Plan International Indonesia)
    “Pelaksanaan Program Manajemen Kebersihan Menstruasi oleh Yayasan Plan International Indonesia”
     
  2. Dr. H. Khamim, M.Pd. (Direktur Pembinaan Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
    “Peta Jalan Sanitasi Sekolah” 
     
  3. Rezanti Putri Pramana (The SMERU Research Institute) “Studi Kasus Praktik Manajemen Kebersihan Menstruasi di Tingkat SD dan SMP
     

Tautan untuk mengunduh dokumen presentasi (pdf) dan mengakses rekaman video seminarhttp://bit.ly/fkp-17oct2018
 

Selasa, 23 Oktober 2018

Saat ini  Indonesia sedang menikmati bonus demografi dan pengembangan kepemudaan yang akan menjadi faktor penting dari bonus tersebut. Situasi terkini, arah kebijakan pemerintah, dan tantangan kepemudaan yang dihadapi di dunia nyata akan dibahas selama sesi ini.

Pembicara:

  1. Elza Elmira (The SMERU Research Institute)
    “Baseline Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Pemuda dan Remaja di Indonesia 
     
  2. Woro Srihastuti Sulistyaningrum, ST, MIDS (Direktur Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda dan Olahraga, Kementerian Perencanaan Pembangunan/Bappenas)
    “Arah Kebijakan Bidang Kepemudaan 
     
  3. Tyovan Ari Widagdo (CEO Bahaso)
    “Mempromosikan Kewirausahaan Pemuda di Indonesia​”

Tautan untuk mengunduh dokumen presentasi (pdf) dan mengakses rekaman video seminarhttp://bit.ly/file-fkp-23oct

 

Kamis, 25 Oktober 2018

Kualitas sumber daya manusia dan dominasi pekerjaan di sektor informal masih menjadi tantangan terbesar pada sektor tenaga kerja di Indonesia. Sesi ini akan membahas faktor-faktor yang memengaruhi kualitas sumber daya manusia, dan hubungannya dengan pekerjaan sektor informal dan formal.

Pembicara:

  1. Daniel Suryadarma (The SMERU Research Institute)
    “Konsekuensi Pekerja Anak pada Pertumbuhan Sumber Daya Manusia
     
  2. Chris Manning (ANU) dan Devanto Pratomo (Universitas Brawijaya)
    “Peran Transisi Pekerjaan Informal dalam Mendukung Pertumbuhan untuk Pekerjaan Sektor Formal"
     
  3. Rashesh Shrestha (Economic Research Institute for ASEAN and East Asia)
    “Paparan terhadap Pencemaran Udara di Usia Dini, Perkembangan Kognitif, dan Capaian Tenaga Kerja”

Tautan untuk mengunduh dokumen presentasi (pdf) dan mengakses rekaman video seminarhttp://bit.ly/file-fkp-25oct

 

Rabu, 31 Oktober 2018

Sejak 2015, Indonesia telah memulai reformasi tata kelola yang mendelegasikan kekuasaan untuk mengatur anggaran hingga ke tingkat desa. Sesi ini membahas konsekuensi reformasi terhadap tata kelola dan pembangunan di tingkat pemerintah lokal.

Pembicara:

  1. Palmira Permata Bachtiar (The SMERU Research Institute)
    Praktik dan Kecenderungan Tata Kelola: Refleksi Tiga Tahun Pelaksanaan Undang-Undang Desa"
     
  2. Asep Kurniawan (The SMERU Research Institute)
    "Relasi dan Dinamika Kelembagaan di Desa: Refleksi Tiga Tahun Pelaksanaan Undang-Undang Desa"
     

Tautan untuk mengunduh dokumen presentasi (pdf) dan mengakses rekaman video seminarhttp://bit.ly/file-fkp-31oct

Sampai jumpa di acara seminar FKP selanjutnya!