Seri Seminar Forum Kajian Pembangunan, Oktober 2020

Rab, 09/30/2020

The SMERU Research Institute (SMERU) telah bergabung dengan Forum Kajian Pembangunan (FKP) sejak 2010 dan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seri Seminar FKP setiap tahunnya. FKP merupakan sebuah konsorsium yang terdiri atas berbagai institusi di Indonesia yang bekerja sama dengan the Indonesia Project (Australian National University). Forum ini mempertemukan para peneliti, akademisi, pakar, masyarakat sipil, masyarakat internasional, dan pembuat kebijakan guna membahas hasil penelitian dengan topik-topik yang berkaitan dengan isu kebijakan pembangunan terkini di Indonesia.

Pada Oktober 2020, SMERU kembali menjadi tuan rumah FKP untuk 4 (empat) seminar dengan 4 (empat) topik berbeda yang akan diselenggarakan setiap minggu dengan format webinar. 

Acara ini terbuka bagi semua pemangku kepentingan di lingkungan pemerintah, para pembuat kebijakan, akademisi, lembaga donor, lembaga nonpemerintah, praktisi, pakar isu-isu pembangunan, dan sektor swasta. Kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi pada acara FKP dengan melakukan registrasi seminar sesuai dengan minat topik.

Keempat seminar diselenggarakan dengan format webinar menggunakan platform Zoom Webinar dan ditayangkan secara live streaming melalui akun Youtube SMERU.

Berikut ini adalah seri seminar FKP yang akan diselenggarakan di SMERU:

Kamis 8 Oktober 2020, 09.00–11.30 WIB

Memutus Mata Rantai Kemiskinan: Kemiskinan Antargenerasi dan Evaluasi Dampak PKH

Kemiskinan antargenerasi terjadi ketika individu mengalami dampak jangka panjang dari kondisi kemiskinan yang dialami pada masa kanak-kanak. Pemerintah Indonesia sebenarnya telah berusaha mengatasi kemiskinan antargenerasi melalui berbagai program penanggulangan kemiskinan. Salah satu program unggulannya adalah Program Keluarga Harapan (PKH), program bantuan berkala berupa dana tunai bersyarat yang mewajibkan penerimanya untuk berinvestasi di pengembangan sumber daya manusia. PKH diharapkan dapat berdampak positif pada kondisi ekonomi penerimanya melalui peningkatan produktivitas dan akses terhadap pekerjaan yang layak. Menimbang pentingnya pemahaman dan dukungan bagi program penanggulangan kemiskinan antargenerasi, The SMERU Research Institute berusaha mengangkat diskusi tentang dampak jangka panjang dari kemiskinan dan hasil evaluasi dampak dari PKH dilihat dari berbagai sudut pandang.

Pembicara:

  1. Mayang Rizky (Peneliti, SMERU)
    Effect of Growing Up Poor on Labor Market Outcome: Evidence from Indonesia
     
  2. Ekki Syamsulhakim (Senior Social Protection Specialist, The World Bank)
    Cumulative Impacts of CCT Programs: Experimental Evidence from Indonesia
     
  3. Andhyta F. Utami (Environmental Economist & Co-Founder of Think Policy Indonesia)
    Pandangan Pemuda terkait Kemiskinan Antargenerasi

Untuk menyaksikan rekaman webinar dan untuk mengunduh materi presentasi, klik tautan berikut: http://www.smeru.or.id/id/fkp-08okt2020  

 

Rabu, 14 Oktober 2020, 09.00–12.00 WIB

Beyond Stunting: Challenges to Improve Food Security and Nutrition in Indonesia

and

Report Launching "Strategic Review of Food Security and Nutrition in Indonesia: 2019-2020 Update"
(Commissioned by the World Food Programme)

Despite the steady economic growth that Indonesia recorded during the pre-COVID-19 pandemic period, the country still faces some critical problems in food security and nutrition. Even though access to food increased and undernutrition continued to decrease over the last few years, the nutritional status of Indonesians is still low by international standards. Simultaneously, the country is witnessing increasing rates of overweight and obesity as well as assumed micronutrient deficiencies. Indonesia is thus facing a triple burden of malnutrition in which undernutrition co-exists with overnutrition and micronutrient deficiencies. In addition, while still struggling to address long-standing food security and nutrition challenges, Indonesia is currently facing an unprecedented crisis triggered by the COVID-19 pandemic. Thus, new and enhanced strategies are needed for the country to achieve the 2030 Agenda, especially Sustainable Development Goal 2 (SDG 2), which states that by 2030 the country will end hunger, achieve food security and improved nutrition and promote sustainable agriculture. Due to the importance of food security and nutrition in Indonesia’s current situation and for the longer term development of the country, the SMERU Reseach Institute will organize a public discussion on the challenges faced by Indonesia in achieving food security and improved nutrition as well as the potential solutions to address the problems in the upcoming Forum Kajian Pembangunan (FKP) seminar. The discussion aims to focus on the results of the “Strategic Review of Food Security and Nutrition in Indonesia: 2019-2020 Update” that SMERU has just completed.

Sambutan:

  • Ms. Christa Räder (WFP Representative)
  • Iván Cossio Cortez (IFAD Representative)

Pidato Kunci:

  • Dr. Bambang Widianto (Executive Secretary, TNP2K)

Pembicara:

  1. Sirojuddin Arif (Researcher, SMERU)
    Strategic Review of Food Security and Nutrition in Indonesia: 2019-2020 Update
  1. Elan Satriawan, Ph.D (Chief of Policy Team, TNP2K)
    Stunting, Wasting and Underweight: Problems and Challenges in Eliminating Undernutrition in Indonesia
  2. Dr. Rr. Dhian Proboyekti Dipo, SKM, MA (Director Public Nutrition, Ministry of Health)
    From Hidden Hunger to Overnutrition: New Challenges to Improve Nutrition in Indonesia
  3. John McCarthy, Ph.D (Associate Professor, Crawford School, Australian National University)
    Developing a Diversified, Resilient and Nutrition-Sensitive Agricultural System

Tautan untuk registrasi: http://www.smeru.or.id/en/fkp-14okt2020 

 

Rabu, 21 Oktober 2020, 09.00–11.30 WIB

Membedah Sistem Perekrutan dan Pengembangan Guru: Tantangan dan Strategi Mewujudkan Pendidikan Berkualitas

Guru adalah aktor utama dalam dunia pendidikan. Salah satu tantangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia adalah sulitnya merekrut guru-guru yang berkualitas. Tantangan lainnya adalah mengembangkan kompetensi para guru secara berkelanjutan. Menimbang pentingnya sistem rekrutmen dan sistem pengembangan guru yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, The SMERU Research Institute berusaha mengangkat diskusi tentang pentingnya proses tersebut dilihat dari berbagai sudut pandang peneliti dan pembuat kebijakan melalui penyelenggaraan seminar Forum Kajian Pembangunan (FKP).

Pembicara:

  1. Shintia Revina (Peneliti, SMERU)
    Dampak Sistem Perekrutan dan Pengembangan Guru terhadap Kualitas Guru di Indonesia
     
  2. Drs. Melfi Abra, M.Si. (Kepala Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi)
    Fenomena Mekanisme Perekrutan, Pengembangan dan Kualitas Guru di Kota Bukittinggi
     
  3. Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd (Sekretaris Direktur Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
    Strategi pemerintah pusat dalam mengatasi tantangan pengembangan guru

Tautan untuk registrasi: http://www.smeru.or.id/id/fkp-21Okt2020

 

Rabu, 28 Oktober 2020, 13.30–16.00 WIB

Mengurai Tantangan yang Dihadapi Anak Muda untuk menjadi Pengusaha

Pemuda mendominasi kelompok penduduk menganggur di Indonesia. Data Sakernas 2019 mencatat bahwa sekitar tiga perempat penduduk menganggur di Indonesia merupakan pemuda. Pada waktu yang sama, pemuda Indonesia memiliki minat yang tinggi untuk menjadi pengusaha (U-Report Indonesia, 2019). Namun, untuk menjadi pengusaha, pemuda menghadapi tantangan dari sisi kompetensi, pengalaman, sumber daya, jejaring, dan dukungan keluarga. Hal ini pada akhirnya menimbulkan ketakselarasan antara potensi kewirausahaan di kalangan pemuda dan keberhasilan mereka dalam berbisnis.

The SMERU Research Institute berusaha mengangkat diskusi tentang dinamika dan tantangan kewirausahaan yang dihadapi pemuda di era revolusi industri 4.0 melalui penyelenggaraan seminar Forum Kajian Pembangunan (FKP).

Pembicara:

  1. Rika Kumala Dewi (Peneliti, SMERU)
    Mengapa berwirausaha bagi pemuda begitu menantang?
     
  2. Slamet Santoso, MM (Direktur Pemberdayaan Informatika, Kemenkominfo)
    Peran strategis ekonomi digital sebagai solusi dalam mengatasi tantangan kewirausahaan pemuda
     
  3. Meybi Agnesya Neolaka (CEO & Pendiri Timor Moringa & Timor Moringa Learning Center)
    Jatuh Bangun Menjadi "Tuan" di Tanah Sendiri

Tautan untuk registrasi: http://www.smeru.or.id/id/fkp-28Okt2020  

 


Bagikan Postingan Ini