Mendorong Pemutakhiran Berkelanjutan terhadap Data Terpadu Kesejahteraan Sosial

Dyan Widyaningsih, Ruhmaniyati , Nina Toyamah
Perlindungan Sosial
DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur
Kertas Kerja, January, 2022, Final
Unduh


ABSTRAK

Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang tidak mutakhir menyebabkan ketaktepatan sasaran dan keterlambatan penyaluran bantuan di awal pandemi coronavirus disease 2019 (COVID-19). Ketakakuratan data ini terjadi karena tidak semua pemerintah kabupaten/kota melakukan pemutakhiran DTKS secara berkala. Beberapa studi di Brasil menunjukkan bahwa data kemiskinan terpadu yang mutakhir dan berkualitas akan meningkatkan efektivitas bantuan sosial dan berkontribusi lebih besar terhadap upaya percepatan penanganan kemiskinan. Oleh sebab itu, studi ini bermaksud mengkaji pelaksanaan pemutakhiran DTKS saat ini dan memetik pelajarannya (lessons learned) agar di masa mendatang pemutakhiran DTKS bisa dilakukan secara berkelanjutan dan dengan proses yang lebih baik. Pengambilan data dilakukan secara kualitatif di enam daerah pada Desember 2020–Mei 2021. Hasil studi menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap pemutakhiran DTKS secara berkelanjutan oleh pemerintah kabupaten/kota mengarah pada dua aspek utama yang saling memengaruhi, yakni motivasi daerah untuk memutakhirkan DTKS dan kapasitas daerah untuk melaksanakannya. Untuk memperbaiki pelaksanaan pemutakhiran DTKS, pemerintah daerah perlu didorong agar lebih memanfaatkan DTKS, disediakan regulasi yang jelas, dan dikuatkan kapasitasnya—mencakup kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM), musyawarah desa/kelurahan, anggaran, pemantauan, koordinasi, dan sarana/prasarana. Tahapan penting yang sangat menentukan kualitas proses dan hasil pemutakhiran adalah bimbingan teknis, musyawarah desa/kelurahan, dan kunjungan rumah tangga. Meski tanggung jawab pemutakhiran DTKS berada di tangan pemerintah kabupaten/kota, dukungan dan keterlibatan dari semua tingkat pemerintahan tetap dibutuhkan untuk memastikan bahwa kegiatan pemutakhiran ini dilakukan secara berkelanjutan dan berkualitas.

Kata kunci: pemutakhiran, data terpadu, DTKS, COVID-19, kemiskinan


Bagikan Postingan Ini