Peneliti SMERU sebagai Pembicara dalam Dialog Nasional "Keberlanjutan Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan Pemuda di Masa COVID-19"

Kam, 05/20/2021

Peneliti Senior SMERU, Ana Rosida Tamyis, menjadi pembicara pada sesi Presentasi Hasil “Laporan Pemetaan Ekosistem Kewirausahaan Pemuda di Indonesia” oleh UNDP Indonesia, yang merupakan bagian dari acara Youth Co:Lab National Dialogue 2021: “Keberlanjutan Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan Pemuda di Masa COVID-19”. Acara ini diselenggarakan secara daring pada 20 Mei 2021.

Ana mempresentasikan hasil studi SMERU, yang didanai oleh UNDP, yang mengkaji ekosistem kewirausahaan pemuda dan menangkap gambaran rinci ekosistem kewirausahaan muda. Kajian ini menghasilkan rekomendasi di tingkat nasional yang dapat merepresentasikan ekosistem seluruh wilayah di Indonesia dengan lebih baik berdasarkan lima pilar kerangka ekosistem kewirausahaan pemuda (yaitu Capital, Density, Culture, Regulatory, dan Talent) yang telah dikembangkan oleh UNDP dan Citi Foundation.

Dalam presentasinya, Ana menyajikan berbagai temuan studi, di antaranya profil pemuda Indonesia secara umum, karakteristik pemuda wirausaha di Indonesia, dan situasi ekosistem kewirusahaan pemuda di Indonesia. Dari berbagai temuan studi tersebut, Ana menyebutkan beberapa rekomendasi kebijakan, di antaranya Bumdes dan koperasi sebagai sumber pendanaan alternatif bagi wirausaha muda di perdesaan, peningkatan kemudahan proses perizinan terkait usaha, peningkatan pengembangan dan pemberdayaan literasi digital, serta peningkatan program pembangunan pemuda wirausaha yang lebih inklusif.

Simak keseluruhan acara diskusi tersebut di sini.


Bagikan Postingan Ini