Nasional

Indonesia

Politik Lokal di Era Desentralisasi: Menuju Otonomi Rakyat

Tulisan ini bertujuan memaparkan perubahan gerak politik lokal sejak berlakunya kebijakan baru desentralisasi. Pertanyaan utamanya adalah sejauh mana ketersediaan ruang bagi otonomi rakyat dalam proses perubahan politik tersebut. Tulisan ini diangkat dari hasil pengamatan kualitatif atas dinamika politik lokal selama lebih dari dua tahun terakhir, pada dua belas propinsi yang mencakup lima belas kebupaten dan tiga kota.

 

Tata Kelola Pemerintah dan Penanggulangan Kemiskinan: Bukti-bukti Awal Desentralisasi di Indonesia

Studi ini merupakan upaya pertama untuk menguji secara sistematik dampak dari praktek-pratek buruk tata kelola pemerintahan di Indonesia terhadap upaya penanggulangan kemiskinan. Indonesia telah lama mengalami tata kelola pemerintahan yang buruk, tetapi juga telah berhasil mengurangi kemiskinan dalam jumlah besar. Sebelum terjadinya krisis ekonomi mulai pertengahan tahun 1997, masalah tata kelola pemerintahan yang buruk di Indonesia sudah terlihat jelas tetapi diabaikan oleh kebanyakan orang karena terkompensasi dengan tingginya pertumbuhan ekonomi.

Reformasi Sistem Jaminan Sosial di Indonesia: Sebuah Analisis Atas Rancangan Undang-undang Jaminan Sosial Nasional (RUU Jamsosnas)

Sistem Jaminan Sosial di Indonesia sedang mengalami perubahan cukup besar dengan tujuan agar sistem yang ada sekarang dapat lebih efektif dalam melayani para penerima manfaat jaminan sosial, juga untuk memperluas cakupan manfaat jaminan sosial ke seluruh pekerja di Indonesia, baik pekerja di sektor formal maupun informal.

Menaksir Dampak Krisis Keuangan di Indonesia dengan Memadukan Studi Kualitatif Cepat dengan Survei Nasional

Makalah ini disusun berdasarkan hasil penilaian kualitatif cepat terhadap dampak krisis keuangan di Indonesia dengan maksud untuk membangun hipotesis mengenai potensi yang berdampak nasional. Kami menguji hipotesis ini dengan menggunakan survei angkatan kerja nasional sebelum dan beberapa saat setelah terjadinya krisis keuangan.

Tinjauan Efektivitas Pelaksanaan Raskin dalam Mencapai Enam Tepat

Program Raskin yang dilaksanakan sejak 1997/1998 (dengan nama Operasi Pasar Khusus [OPK] hingga tahun 2001) telah berkembang dari program jaring pengaman sosial menjadi bagian dari program perlindungan sosial, khususnya program penanggulangan kemiskinan klaster pertama. Namun, hingga memasuki 14 tahun pelaksanaannya, kemampuan Raskin dalam mencapai enam indikator ketepatan –yakni tepat sasaran, jumlah, harga, waktu, administrasi, dan kualitas– sering menjadi perdebatan dan perhatian banyak pihak.

Studi Ketidakhadiran Guru di Indonesia 2014

Kajian nasional ketidakhadiran guru ini hadir pada masa perubahahan, pada saat kita sedang meninjau pelaksanaan pendidikan saat ini dan menerapkan strategi dan kebijakan baru untuk meningkatkan kinerja sektor pendidikan di Indonesia, khususnya berkaitan dengan upaya memperbaiki kegiatan belajarmengajar di kelas untuk memastikan bahwa generasi muda bangsa ini memperoleh tingkat pengetahuan, keterampilan dan sikap yang memadai.

Bagikan laman ini