Halo Pembaca,
Sektor manufaktur menjadi kunci bagi upaya Indonesia menuju negara berpendapatan tinggi. Untuk mendukung agenda ini, SMERU melakukan studi mengenai daya saing dan produktivitas manufaktur Indonesia. Kajian ini bertujuan memberi masukan bagi kebijakan penguatan sektor manufaktur nasional di masa depan.
Saya juga merekomendasikan artikel jurnal dari salah satu studi Program RISE di Indonesia. Artikel ini membahas tantangan pelibatan orang tua dalam mengatasi tantangan pendidikan anak, seperti keterbatasan informasi, rendahnya agensi (kemampuan anak untuk membuat keputusan dan mempengaruhi lingkungan pembelajarannya), dan lemahnya insentif. Studi ini mengkaji apakah intervensi berbiaya rendah oleh sekolah dan guru dapat membantu mengatasi hambatan tersebut.
Saya juga mengajak Anda melihat konten di media sosial kami yang menampilkan penerapan prinsip kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial (GEDSI) dalam semua aspek operasional SMERU. Konten ini menunjukkan bagaimana prinsip tersebut diintegrasikan dalam kegiatan penelitian maupun praktik kerja organisasi di SMERU.
Pada awal April, SMERU menggelar rapat strategis tahunan untuk merefleksikan capaian dan merumuskan langkah ke depan. Melalui forum yang diikuti seluruh staf, SMERU menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan misi lembaga dan beradaptasi dengan dinamika lanskap penelitian, pendanaan dan politik.
Terima kasih atas dukungan Anda selama ini. Silakan kirimkan saran atau tanggapan melalui email comms[at]smeru.or.id agar kami dapat terus meningkatkan kualitas nawala ini dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Widjajanti Isdijoso
Direktur, The SMERU Research Institute


