Meningkatkan Partisipasi Perempuan dalam Ekonomi Digital

Rabu, Oktober 5, 2022

Sekitar 64,5% usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia dimiliki perempuan.  Namun, beberapa studi menunjukkan bahwa pada masa pandemi penyakit koronavirus 2019 (COVID-19), usaha yang dimiliki perempuan mengalami dampak yang lebih berat daripada usaha yang dimiliki laki-laki. Sebagian besar tantangan yang dihadapi UMKM yang dimiliki perempuan untuk dapat bertahan pada masa pandemi COVID-19 berhubungan dengan kecakapan digital. 

Mengingat besarnya peran UMKM dalam penyerapan tenaga kerja di Indonesia, diperlukan kebijakan yang secara khusus bertujuan memulihkan UMKM pascapandemi COVID-19 sekaligus mempercepat transformasi digital. Dalam berbagai studi, transformasi digital telah terbukti memberikan banyak manfaat bagi hampir semua kalangan masyarakat, termasuk perempuan. Transformasi digital dapat menjadi alternatif untuk melakukan mitigasi dampak pandemi COVID-19 di berbagai sektor kerja, misalnya, dengan mendukung kegiatan kerja secara dalam jaringan (daring) serta mendorong partisipasi dalam membuka usaha (niaga-el/e-commerce). Internet juga terbukti dapat membuka kesempatan kerja yang lebih besar bahkan bagi perempuan dengan pendidikan yang relatif lebih rendah dengan memanfaatkan aplikasi yang ada pada telepon cerdas (smartphone) mereka. Lebih dari itu, transformasi digital berpotensi untuk memberdayakan perempuan dengan mengubah pola relasi gender yang tidak imbang. Namun begitu, transformasi digital juga membuka ruang bagi pelanggengan dan intensifikasi berbagai bentuk ketidakadilan gender, terutama bila platform dan regulasi ekonomi digital tidak memiliki sensitivitas gender.

Seminar “Meningkatkan Partisipasi Perempuan dalam Ekonomi Digital” ini merupakan bagian dari seri seminar Forum Kajian Pembangunan (FKP) 2022. SMERU kembali menjadi tuan rumah pada periode Oktober dengan menyelenggarakan empat seminar dengan empat topik terkait transformasi digital. Melalui seri seminar ini, SMERU menyajikan sebuah wadah untuk berdiskusi tentang pentingnya mendorong transformasi digital sebagai upaya mempercepat pemulihan pascapandemi COVID-19 di Indonesia serta membuka kesempatan kerja yang lebih besar bagi perempuan.

Moderator: Muhammad Syukri (Peneliti Senior, SMERU)

Pembicara: 

  1. Nurmala Selly Saputri (Peneliti, SMERU)
    "Dampak Ketersediaan Internet pada Pasar Tenaga Kerja Perempuan di Indonesia" 
     

  2. Veto Tyas Indrio (Peneliti, SMERU)
    "Peran Perempuan Pelaku UMKM dalam Meningkatkan Penggunaan Internet dalam Rumah Tangga"
     

  3. Hening Wikan (Peneliti Junior, SMERU)
    "Dampak Respons Kebijakan COVID-19 pada UMKM Perempuan di Indonesia”

 
Penanggap: Rahmia Hasniasari (Public Policy and Government Relations Lead, Tokopedia)

Increasing Women’s Participation in the Digital Economy
Waktu 
13.00-15.15 WIB
Tempat 
Tokopedia Tower, Zoom Webinar, dan Youtube Livestream
Nama Kontak 
The SMERU Research Institute
Email Kontak 
comms@smeru.or.id

Bagikan laman ini