Nawala SMERU No. 38: Maret 2026

Maret menjadi momen refleksi penting melalui peringatan Hari Perempuan Internasional (8 Maret). Dalam edisi ini, kami merekomendasikan sejumlah bacaan berbasis riset yang menyoroti pentingnya perspektif perempuan dalam pembangunan.

Salah satunya adalah laporan penelitian (2014) yang menunjukkan bahwa sensus berbasis keluarga lebih sensitif gender dalam mengidentifikasi perempuan kepala keluarga dibandingkan pendekatan berbasis rumah tangga. Temuan ini tetap relevan hingga hari ini, di tengah upaya memperbaiki akurasi data dan inklusivitas kebijakan. Kami juga menyoroti artikel di Magdalene yang mengkritisi norma sosial yang menempatkan anak perempuan sebagai “jaminan hari tua.” Di media sosial, kami merekomendasikan berbagai studi yang merekam pengalaman perempuan dalam beragam isu pembangunan. 

Kami turut merekomendasikan riset terbaru mengenai faktor-faktor yang memengaruhi capaian literasi, numerasi, dan keterampilan abad ke-21 di sekolah dan madrasah. Temuan ini membantu memahami kesenjangan kualitas pembelajaran sekaligus membuka ruang perbaikan kebijakan yang lebih tepat sasaran. 

Selain itu, kami baru memulai studi tentang dampak penggunaan media sosial terhadap kesejahteraan kaum muda di negara-negara belahan Bumi Selatan. Dengan 180 juta pengguna media sosial di Indonesia (DataReportal, 2026) dan penetrasi internet Gen Z mencapai 79,73% (APJII, 2025), hasil studi ini diharapkan dapat memperkuat kebijakan terkait kesejahteraan digital remaja.

Akhir kata, saya mengucapkan Selamat Idulfitri 1447 H. Semoga kebaikan Ramadan terus menyertai kita.

Masukan Anda sangat berarti bagi kami. Silakan sampaikan melalui comms[at]smeru.or.id

Widjajanti Isdijoso
Direktur, The SMERU Research Institute

Bagikan laman ini

Penulis 
The SMERU Research Institute
Penyunting 
Alia An Nadhiva

Penyunting

Penerjemah 
Wilayah Studi 
Nasional
Kata Kunci 
Nawala
buletin elektronik
Tipe Publikasi 
Terbitan Berkala
Ikon PDF Download (5.05 MB)