Nawala SMERU No. 44: September 2026

Halo Pembaca,

Berbagai bencana yang melanda sejumlah daerah kembali mengingatkan kita akan pentingnya memperkuat ketangguhan Indonesia dalam menghadapi risiko yang semakin kompleks. Kebakaran hutan dan lahan serta erupsi gunung api di berbagai wilayah menunjukkan bahwa upaya penanggulangan bencana perlu terus diperkuat.

Dalam Nawala SMERU edisi kali ini, saya merekomendasikan catatan kebijakan yang mengangkat pembelajaran dari penanganan pandemi COVID-19 dan menawarkan tiga strategi untuk membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih adaptif. Kami juga menghadirkan penelitian tentang peluang dan tantangan bagi perempuan dalam transisi ekonomi hijau di Kalimantan Timur, serta instrumen CERMAT yang kami kembangkan untuk mengukur dan memantau perkembangan keterampilan membaca dan matematika siswa.

Bertepatan dengan Hari Tani Nasional yang jatuh pada 24 September, kami turut menghadirkan konten yang menyoroti kerentanan petani terhadap perubahan iklim serta pentingnya memperkuat perlindungan sosial agar mereka lebih mampu menghadapi risiko dan mempertahankan penghidupannya.

Terakhir, SMERU Learning Centre akan kembali mengadakan pelatihan Pengantar Evaluasi Dampak pada 14–15 Oktober. Bagi Anda yang ingin memperdalam pemahaman mengenai evaluasi dampak, silakan mendaftar dan bergabung bersama kami.

Selamat membaca, dan kami menantikan masukan Anda melalui comms[at]smeru.or.id.

Widjajanti Isdijoso
Direktur, The SMERU Research Institute

Bagikan laman ini

Penulis 
The SMERU Research Institute
Penyunting 
Alia An Nadhiva

Penyunting

Penerjemah 
Wilayah Studi 
Nasional
Kata Kunci 
buletin
buletin elektronik
Nawala
Tipe Publikasi 
Terbitan Berkala
Ikon PDF Download (4.47 MB)