Dampak Sosial dan Ekonomi Pandemi COVID-19 di Daerah Pascabencana

Kamis, Februari 25, 2021

Pandemi penyakit koronavirus 2019 (COVID-19) merupakan krisis kesehatan yang berdampak pada kondisi sosial-ekonomi suatu negara, termasuk Indonesia. Beban sosial-ekonomi makin berat terutama di daerah-daerah yang mengalami gempa dan tsunami pada 2018, seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Tengah. Pandemi telah mengakibatkan dampak berganda pada keluarga, anak-anak, dan perempuan di kedua provinsi. UNDP dan UNICEF sebagai mitra pembangunan utama di tingkat nasional dan daerah telah memberikan dukungan khusus kepada pemerintah dalam menangani dampak pandemi COVID-19. Salah satu dukungan tersebut adalah pelaksanaan kajian cepat berjudul “Dampak Sosial-Ekonomi Pandemi COVID-19 di Wilayah Pascabencana: Kajian Cepat di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah”. Studi ini dilakukan UNDP dan UNICEF dengan bekerja sama dengan The SMERU Research Institute.
  
Pembicara:

  1. Zulkieflimasnyah (Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat)
  2. Shopie Kemkhadze (Deputy Resident Representative, UNDP Indonesia)
  3. Fernando Carrera (Chief of Social Policy, UNICEF Indonesia)
  4. Asep Suryahadi (Peneliti Utama, The SMERU Research Institute)
  5. Ratnawati Muyanto (Social Policy Specialist, UNICEF Indonesia)
  6. Rima Prama Artha (Country Economist, UNDP Indonesia)
  7. Amry Rakhman (Kepala Bappeda, Provinsi NTB)
  8. Faisal Mang (Sekretaris Daerah, Provinsi Sulawesi Tengah)
Waktu 
13:30-15:30 (GMT+7)
Tempat 
Zoom Meeting
Nama Kontak 
The SMERU Research Institute
Email Kontak 
comms@smeru.or.id

Bagikan laman ini