Studi baseline (awalan) Program Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) bertujuan menganalisis kapasitas kelembagaan organisasi masyarakat sipil (OMS) dan relasi eksternal mereka dengan pemerintah provinsi (pemprov) dalam kolaborasi multipemangku kepentingan untuk mengarusutamakan kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial (GEDSI). Studi ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif di enam provinsi SKALA, yaitu Aceh, Kalimantan Utara, Gorontalo, Maluku, Nusa Tenggara Barat , dan Nusa Tenggara Timur. Hasil studi menunjukkan bahwa pengarusutamaan GEDSI masih menghadapi hambatan struktural yang berasal dari koordinasi yang terfragmentasi sehingga menimbulkan masalah dalam pelaksanaan kebijakan. Studi ini juga mengungkapkan bahwa partisipasi OMS dalam perencanaan formal di tingkat provinsi masih terbatas meskipun terdapat regulasi nasional yang menjamin keterlibatan OMS dalam proses perencanaan daerah. Selain itu, studi ini menemukan bahwa banyak OMS mampu memberikan kontribusi ada perumusan kebijakan dan regulasi GEDSI dengan memanfaatkan pengalaman, keahlian, dan pengetahuan regulasi mereka. Dalam hal survei kepercayaan dan keyakinan, studi ini menunjukkan tingkat kepercayaan OMS terhadap pemerintah provinsi yang secara umum cukup positif.
Saran Sitasi:
Bachtiar, Palmira Permata, Ana Rosidha Tamyis, Wiwin Purbaningrum, Fitri Ayunisa, dan Asri Yusrina (2025) ‘Studi Baseline Kolaborasi Multipemangku Kepentingan untuk Pengarusutamaan Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI) di Indonesia.’ Jakarta: The SMERU Research Institute dan SKALA.


