Jawa Timur

Indonesia

Tinjauan Strategis Ketahanan Pangan dan Gizi di Indonesia Informasi Terkini 2019-2020

Bersamaan dengan kemajuan pesat di bidang ekonomi yang dicapai dan kemunculannya sebagai negara berpenghasilan menengah ke atas, Indonesia juga mencatat beberapa perkembangan penting dalam meningkatkan ketahanan pangan dan gizi. Akses terhadap pangan meningkat dan prevalensi gizi kurang (undernutrition) terus menurun selama beberapa tahun terakhir. Namun, status gizi masyarakat Indonesia masih rendah menurut standar internasional dan perbedaan gizi antardaerah masih tetap besar.

Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa untuk Menangani Dampak Pandemi COVID-19: Cerita dari Desa

  • Program Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-DD) yang dilaksanakan oleh desa memberi indikasi kemampuan desa dalam mengelola program bantuan sosial secara transparan dan akuntabel.
  • Kunci utamanya adalah musyawarah desa sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi yang berlangsung secara terbuka dan partisipatif.
  • Dibutuhkan kehadiran para pendamping program BLT-DD sebagai aktor yang melakukan verifikasi dan pengawasan terhadap proses demokrasi dalam musyawarah desa.

Studi Baseline mengenai Pekerja Anak di Wilayah Perkebunan Tembakau di Indonesia

Untuk mengurangi prevalensi pekerja anak di sektor pertanian, sebuah program intervensi bernama Kemitraan Strategis untuk Menanggulangi Pekerja Anak di Pertanian di Indonesia (KESEMPATAN) telah diinisiasi untuk lima kabupaten di Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Studi baseline ini memberikan informasi mengenai kondisi sebelum intervensi di Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lombok Tengah. Data yang terkumpul akan digunakan untuk mengevaluasi keefektifan program tersebut pada fase endline.

 

PENELITIAN

KAMI

 

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor ekonomi-politik yang dapat mendukung atau menghambat penciptaan inovasi pendidikan dan implementasinya di tingkat lokal.

 

PENELITIAN

KAMI

 

Studi ini bertujuan mengeksplorasi kisah nyata guru muda Indonesia di tahun awal mereka bertugas sebagai guru.

 

PENELITIAN

KAMI

 

Studi baseline ini akan menetapkan kondisi dan profil awal anak-anak (usia 5–17 tahun) dan rumah tangga sebelum pelaksanaan program intervensi Eliminating Child Labour in Tobacco Growing (ECLT) di desa-desa terpilih di daerah perkebunan tembakau di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Penguatan Peluang Ekonomi Keluarga Penerima Program Keluarga Harapan: Studi Kasus di Empat Kabupaten di Jawa

Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program bantuan tunai bersyarat yang diluncurkan oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 2007. Sejak itu cakupan penerima bantuan mencapai 10 juta keluarga dengan tujuan mengurangi kemiskinan antargenerasi. Evaluasi dampak dari Program Keluarga Harapan menunjukkan bahwa setelah enam tahun pelaksanaannya, program ini telah secara signifikan meningkatkan pengembangan sumber daya manusia. Namun, ini bukan pengganti pekerjaan dan karena itu belum membantu keluarga untuk mandiri dalam hal mata pencarian mereka (Cahyadi et al.

Studi Diagnostik Pekerja Anak di Wilayah Perdesaan (dengan Penekanan Khusus pada Perkebunan Tembakau Rakyat)

Di tengah upaya pemerintah untuk menghapuskan pekerja anak, informasi mengenai kondisi pekerja anak di Indonesia, khususnya di sektor tembakau, sangat terbatas. Dengan latar belakang tersebut, studi ini berupaya memotret kondisi dan memahami akar penyebab keberadaan pekerja anak di dua kabupaten penghasil tembakau terbesar di Indonesia–Jember dan Lombok Timur.

Kemiskinan Multidimensi pada Anak di Indonesia

Penanggulangan kemiskinan secara umum menggunakan dua pendekatan, yaitu pembangunan ekonomi untuk meningkatkan pendapatan dan pemberdayaan masyarakat untuk mengembangkan kapasitas sumber daya manusia. Keberhasilan penanggulangan kemiskinan ditentukan, antara lain, oleh ketepatan kebijakan dan penargetannya. Unit target kebijakan dapat berupa masyarakat, keluarga, atau individu yang dapat dibedakan berdasarkan tingkat usia dan jenis kelamin.

Kajian Awal Pelaksanaan Program e-Warong Kube-PKH

Pada pertengahan 2016 pemerintah meluncurkan program Elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (e-Warong Kube-PKH) dalam skala perintisan. Program ini merupakan pengalihan bantuan sosial tunai ke bantuan sosial nontunai berbasis digital. Tujuan program ini adalah, antara lain, meningkatkan efektivitas bantuan sosial dan memperluas cakupan pelayanan keuangan inklusif.

Bagikan laman ini