Menuju Agenda Pembangunan Ekonomi Inklusif di Wilayah yang Kaya akan Sumber Daya Alam: Studi Lanjutan di Kalimantan Barat

Analisis Kemiskinan dan Ketimpangan
Pemantauan, Evaluasi, dan Pembelajaran
Penelitian Kebijakan
Latar Belakang 

Pembangunan ekonomi di wilayah yang kaya akan sumber daya alam sering kali tidak inklusif karena manfaat dari sumber daya alam tidak terdistribusi secara merata kepada seluruh populasi. Walau Pemerintah Pusat memiliki komitmen terhadap agenda pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, sebagaimana dinyatakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), konsep pertumbuhan dan pembangunan ekonomi inklusif masih asing di tingkat daerah.

Untuk membantu pemerintah daerah memantau pencapaian pembangunan ekonomi yang inklusif, Pemerintah Pusat telah mengembangkan Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif (IPEI) dan menyosialisasikannya kepada beberapa daerah. Kami berharap proyek ini akan membawa manfaat bagi kelompok miskin dan rentan di dua kabupaten yang kaya akan sumber daya alam dengan mengarusutamakan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih inklusif di daerah.

Tujuan 

Tujuan proyek ini adalah melakukan studi kasus mengenai kebijakan dan praktik pembangunan ekonomi inklusif di daerah yang kaya akan sumber daya alam di tingkat kabupaten (dua kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat) dan meningkatkan kapasitas pejabat kabupaten untuk mengadopsi IPEI dalam agenda pembangunan mereka.

Metodologi 

Dalam proyek ini, kami:

  1. melakukan studi kasus mengenai pembangunan ekonomi inklusif di dua kabupaten di Kalimantan Barat;
  2. melakukan peningkatan kapasitas melalui diskusi intensif di dua kabupaten di Kalimantan Barat; dan
  3. memperbarui data IPEI dan melakukan penghitungan proyeksi data untuk 2024.
Penasihat 
Asep Suryahadi
Widjajanti Isdijoso
Koordinator 
Wandira Larasati
Anggota Tim 
M. Sulton Mawardi
Fajar Nurhaditia Putra
Abdullah Faqih
Status 
Sedang bejalan
Tahun Penyelesaian 
2022
Pemberi Dana Proyek 
Ford Foundation
Wilayah Studi 

Bagikan laman ini