Studi Kebutuhan Pekerjaan Perawatan di Indonesia di Masa Depan

Latar Belakang 

Perubahan demografis dan sosial-ekonomi meningkatkan permintaan akan pekerjaan perawatan (care work) secara global. Hal ini disebabkan oleh adanya pergeseran ikatan dan struktur keluarga, meningkatnya jumlah rumah tangga kecil, dan makin banyaknya perempuan yang berpartisipasi dalam angkatan kerja (ILO, 2018). Pasalnya, perempuan masih menjadi aktor utama di sektor perawatan, terlepas dari status mereka sebagai pekerja, sehingga ketimpangan antara beban kerja domestik dan profesional mereka masih menjadi tantangan besar. Tren serupa juga terjadi di Indonesia dan diproyeksikan akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.

Bukti terkini menunjukkan adanya perubahan dalam permintaan perawatan. Khususnya dalam kasus Indonesia, generasi muda memiliki pandangan yang lebih fleksibel tentang layanan perawatan berbayar untuk anggota keluarga mereka (Heriyanto et al., 2023b; Heriyanto et al., 2023a).

Namun, perubahan kebutuhan kerja perawatan tidak hanya dipengaruhi normal sosial, tetapi juga dinamika sosial-ekonomi yang lebih luas. Sebagai contoh, "generasi sandwich" (Miller, 1981) cenderung memandang penitipan anak atau rumah lansia sebagai pilihan perawatan yang lebih baik, mengingat keterbatasan waktu mereka untuk merawat secara langsung akibat tuntutan pekerjaan.

Oleh karena itu, SMERU melakukan studi ini untuk memetakan faktor-faktor yang memengaruhi perubahan permintaan akan pekerjaan perawatan anak (childcare), lansia (older people’s care), dan disabilitas (disability care) di Indonesia, serta memberikan rekomendasi strategis bagi pengembangan ekosistem ekonomi perawatan. Penelitian ini dilakukan SMERU sebagai bagian dari studi multinegara yang dikoordinasi Global Institute for Women’s Leadership (GIWL) di Australian National University, dengan dukungan dari Investing in Women, sebuah inisiatif Pemerintah Australia. Dua lembaga penelitian yang menjadi bagian dari studi multinegara ini adalah Mekong Development Research Institute (MDRI) dari Vietnam dan Philippine Institute for Development Studies dari Filipina.

Tujuan 

Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi strategis guna mendukung pengembangan ekosistem ekonomi perawatan di Indonesia dalam menanggapi perubahan permintaan akan pekerjaan perawatan anak, lansia, dan disabilitas melalui dua tahap.

Pertama, penelitian ini akan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat seseorang dalam mengakses perawatan berkualitas. Kedua, penelitian ini akan menelisik peran serta kontribusi para pemangku kepentingan utama di sektor publik dan swasta.

Penelitian juga bertujuan mengisi kesenjangan pengetahuan dalam diskusi mengenai ekonomi perawatan di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan pengetahuan praktis dan teoretis guna mendukung pengembangan ekosistem ekonomi perawatan di Indonesia. Hasil studi akan disusun dalam laporan komprehensif untuk meningkatkan literasi penelitian masyarakat Indonesia serta catatan kebijakan untuk menyuarakan temuan utama secara efektif kepada pembuat kebijakan. Selain itu, tim studi akan berkontribusi terhadap laporan penelitian multinegara yang disusun oleh GIWL ANU.

Metodologi 

Penelitian ini menggunakan metode campuran, dengan analisis data primer menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis data sekunder menggunakan pendekatan kuantitatif. Studi ini ditunjang tinjauan literatur dan analisis kebijakan terkait pekerjaan perawatan di Indonesia. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview) dan diskusi kelompok terfokus (FGD) di tingkat nasional dan daerah.

Pengumpulan data di tingkat nasional melibatkan pemangku kepentingan utama dari berbagai sektor, termasuk lembaga pemerintah, organisasi nonpemerintah, sektor swasta, organisasi profesional, serikat pekerja, dan akademisi. Sementara itu, pengumpulan data di tingkat daerah melibatkan tokoh masyarakat, perwakilan dari berbagai generasi, yaitu Baby Boomers (lahir 1946–1964), Generasi X (lahir 1965–1979), Generasi Y (lahir 1980–1994), dan Generasi Z (lahir 1995–2009), lembaga pemerintah, organisasi nonpemerintah, sektor swasta, organisasi professional, dan akademisi.

Fokus pengumpulan data adalah pemetaan aktor kunci serta faktor-faktor yang memengaruhi ketersediaan dan permintaan akan pekerjaan perawatan di Indonesia, khususnya dalam konteks perawatan anak, lansia, dan disabilitas. Hasil pemetaan ini diperdalam dengan analisis lintas generasi untuk memahami bagaimana perubahan norma sosial dan konteks sosial-ekonomi memengaruhi kebutuhan dan permintaan akan pekerjaan perawatan.

Bagikan laman ini

Penasihat 
Status 
Sedang berjalan
Tahun Penyelesaian 
2025
Pemberi Dana Proyek 
The Global Institute for Women’s Leadership, Australian National University
Jenis Jasa