Our Expertise
Buletin SMERU edisi ini mendiseminasikan hasil riset pemuda dan anak dengan topik yang relatif jarang diperbincangkan publik. Pertama, peran pemuda–yang kerap bernuansa jargon–dalam kajian SMERU bersama Bappenas dilihat sebagai objek sekaligus subjek tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) dan UU Kepemudaan.
Tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) kontradiktif dengan pertumbuhan ekonomi dan produk domestik regional bruto (PDRB) per kapita Pangkep yang merupakan salah satu tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan. Kondisi ini melatarbelakangi perlunya kajian untuk memahami kondisi kemiskinan di Pangkep dalam rangka mencari alternatif kebijakan pengurangan kemiskinan.
Studi ini bertujuan menguji salah satu metode small area estimation (SAE), yaitu metode Elbers, Lanjouw dan Lanjouw (ELL), dalam mengestimasi status gizi balita tingkat desa dan kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu. Hasil estimasi diverifikasi secara kuantitatif melalui sensus antropometri dan wawancara dengan rumah tangga dan secara kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi desa.
The SMERU Research Institute secara resmi mengumumkan Ketua dan Wakil Ketua Dewan Pembina SMERU yang efektif bekerja sejak 1 Agustus 2019.
Sejak didirikan pada 2001, SMERU merupakan lembaga terdepan di bidang penelitian sosial-ekonomi di Indonesia. SMERU melakukan kajian yang menggunakan metode kualitatif, kuantitatif, dan kombinasi keduanya (mixed-method) mengenai berbagai isu sosial-ekonomi di Indonesia. Selain itu, SMERU mendukung wacana kebijakan sektor publik dan swasta yang inklusif melalui analisis kebijakan pembangunan dan potensi dampaknya.

