Our Expertise
Tahun ini Buletin SMERU terbit dengan format baru. Lebih ringkas dan terfokus menyoroti hasil dan rekomendasi studi-studi The SMERU Research Institute. Buletin ini juga tampil hanya dalam bahasa Indonesia, untuk mengutamakan penjangkauan kepada pemangku kepentingan di dalam negeri.
Dalam rangka mendukung ketersediaan data kemiskinan multidimensi hingga tingkat kecamatan dan desa/kelurahan, the SMERU Research Institute – dengan dukungan The Ford Foundation – kembali meluncurkan Peta Kemiskinan dan Penghidupan Indonesia 2015 yang memuat estimasi angka kemiskinan untuk semua desa/kelurahan di Indonesia (lebih dari 75.000 desa/kelurahan).
Acara ini merupakan kerja sama The SMERU Research Institute dan The Ford Foundation yang ditujukan untuk mempublikasikan Peta Kemiskinan dan Penghidupan Indonesia 2015 kepada publik.
The SMERU Research Institute (SMERU) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelenggarakan “Lokakarya Pencapaian MDGs di NTB dan Tantangan Menuju SDGs” pada Selasa, 7 Maret 2017, di Kantor Gubernur NTB.
Awal tahun ini The SMERU Research Institute merampungkan penelitiannya tentang gejolak harga pangan. Tujuan studi ini adalah mendokumentasikan pengalaman masyarakat miskin dalam menghadapi perubahan harga pangan yang mendadak dan tidak menentu. Studi ini dilaksanakan dari 2012 hingga 2016 dengan lokasi di tiga desa di Kabupaten Bekasi, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Banjar.

