Our Expertise
Berbagai program telah diluncurkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, antara lain dengan memperbaiki perekonomian rakyat. Upaya ini tidak hanya ditempuh oleh pemerintah, tetapi juga oleh organisasi nonpemerintah. Salah satunya adalah dengan merancang berbagai jenis kredit dan tabungan pedesaan seperti Kupedes, Simpedes, koperasi, atau melalui program keuangan mikro seperti SAADP.
Pemerhati masalah perempuan dan gender beranggapan bahwa kajian-kajian kemiskinan tidak memberi perhatian memadai terhadap dimensi gender dalam kemiskinan.
TIM PUBLIKASI:
Editor:
Nuning Akhmadi, Liza Hadiz
Asisten Editor:
R. Justin Sodo
Penerjemah:
Chris Stewart
Desain Grafis:
Mona Sintia
Istilah “ketimpangan” atau “kesenjangan” sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar pembaca. Meski telah lama menjadi perhatian publik, dalam konteks pembangunan ekonomi Indonesia saat ini, isu ketimpangan tetap saja aktual dan bahkan semakin relevan untuk dikaji. Relevansi kekinian inilah yang mendorong SMERU untuk mengetengahkan isu ini menjadi fokus bahasan Newsletter edisi ini.
Untuk mengurangi dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) terhadap masyarakat miskin dan rentan, melalui Inpres No. 12 Tahun 2005 tentang Pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai kepada Rumah Tangga Miskin, pemerintah meluncurkan Program Subsidi Langsung Tunai (SLT). Sebagaimana juga program-program bantuan sebelumnya, pelaksanaan SLT di lapangan pun tidak luput dari berbagai kendala.

