Ekonomi Politik Inovasi Pendidikan di Tingkat Kabupaten/Kota

Penelitian Kebijakan
Latar Belakang 

Studi ini adalah bagian dari Program RISE di Indonesia, sebuah program penelitian multinegara berskala besar yang bertujuan mempelajari bagaimana sistem pendidikan di negara berkembang mengatasi krisis pembelajaran dan memastikan proses belajar-mengajar yang lebih baik bagi semua pihak. Studi ini adalah salah satu komponen dalam Reform Area B dengan tujuan memahami inovasi kebijakan pendidikan di kabupaten/kota tertentu.

Kami melihat bahwa otonomi daerah memiliki tingkat kerumitan yang tinggi, terutama karena Indonesia adalah negara kepulauan yang luas dan multikultural. Studi ini akan memperkaya penelitian mengenai desentralisasi pendidikan di Indonesia dan memberikan gambaran lengkap mengenai bagaimana faktor-faktor di atas membentuk dan memengaruhi cara daerah mengimplementasikan inovasi pendidikan di tingkat lokal. Hasil keseluruhan studi ini dapat digunakan sebagai materi untuk refleksi dan pembelajaran oleh Pemerintah Pusat dan pemerintah lokal dalam upaya meningkatkan implementasi desentralisasi pendidikan di Indonesia.

Tujuan 

Mengeksplorasi faktor-faktor ekonomi-politik yang dapat mendukung atau menghambat penciptaan inovasi pendidikan dan implementasinya di tingkat lokal. Kami memberikan fokus lebih pada pengeksplorasian aspek-aspek ekonomi dan politik yang dapat memengaruhi kapasitas daerah untuk menciptakan dan mengimplementasikan inovasi pendidikan.

Metodologi 

Kami menggunakan sejumlah metode kualitatif dengan melakukan wawancara semiterstruktur, mendalam, dan informal untuk mendapatkan informasi mengenai beragam peran aktor lokal maupun kondisi yang mendukung perumusan kebijakan pendidikan lokal.

Koordinator 
Risa Wardatun Nihayah
Anggota Tim 
Sirojuddin Arif
Syaikhu Usman
Niken Rarasati
Shintia Revina
Status 
Sedang bejalan
Tahun Penyelesaian 
2022
Pemberi Dana Proyek 
RISE Programme didukung oleh Pemerintah Inggris melalui Department for International Development (DFID), Pemerintah Australia melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), dan Bill and Melinda Gates Foundation
Mitra Pengelola 
Oxford Policy Management (OPM) dan Blavatnik School of Government di University of Oxford
Mitra Teknis 
Amsterdam Institute for Global Health and Development (AIGHD) dan Mathematica Policy Research
Topik 

Bagikan laman ini