Farez merupakan peneliti kuantitatif yang berfokus pada penerapan ekonometri spasial dalam ekonomi terapan, khususnya di bidang ketenagakerjaan, lingkungan, dan transportasi. Ia meraih gelar Sarjana dan Magister Ilmu Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada. Tesis magisternya membahas dampak distribusional upah minimum terhadap ketahanan pangan rumah tangga, sementara skripsinya mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi pilihan bersekolah di madrasah.
Di SMERU, Farez terlibat di berbagai ruang lingkup studi. Ia telah berkontribusi dalam pengembangan indikator pembangunan nasional, seperti Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dan Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan (IPEI-L). Ia juga pernah terlibat dalam pengembangan indeks kerentanan perubahan iklim di tingkat daerah dan rumah tangga untuk mendukung mekanisme pernargetan perlindungan sosial adaptif.
Keahliannya mencakup berbagai tahapan penelitian kuantitatif, termasuk perancangan dan pelaksanaan survei, web scraping, pengelolaan data, dan analisis menggunakan berbagai pendekatan ekonometri terapan. Ia berpengalaman mengolah data Survei Sosial-Ekonomi Nasional (Susenas), Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), Potensi Desa (Podes), serta berbagai sumber data spasial.
Farez memulai kariernya sebagai asisten peneliti di SMERU pada 2021, kemudian menjadi peneliti kuantitatif junior pada 2022 dan peneliti kuantitatif pada 2026. Farez pernah mewakili SMERU sebagai narasumber dalam Forum Kajian Pembangunan (FKP), presenter di SIBR 2025 Conference on Interdisciplinary Business & Economics Research di Osaka dan 20th Economic Association of East Asia International Conference di Manila, serta peserta kursus singkat 6th Annual Intensive Course Program in Urban, Transport, and Environmental Economics yang diadakan oleh Universitas Indonesia dan Vrije Universiteit Amsterdam.